Kamu jangan sampai sakit
Aku sadar, semua lagu itu bukan untukku.
Beruntungnya perempuan itu, batinku.
Ya, walaupun kami berdua memutuskan bersama, saling berbagi segala hal.
Selalu ada sisi lain darimu, yang tersembunyi.
Bolehkah aku memasuki yang "tersembunyi" itu?
Merobohkan dinding yang sengaja kamu bangun dengan susah payah.
Bagaimana bisa berucap cinta tapi hati masih ingin yang lain, bahkan yang dari masa lalu.
—
Aku menyesap kopi hitam buatanmu, sambil terus memandangi wajahmu, sangat tampan.
Apalah arti cinta yang sesungguhnya?
Sekali lagi, naif sekali diriku
Mengumpat diri sendiri, sepertinya hobi baruku.
Mengerti kamu pernah tersakiti seperti itu,
Ditinggalkan begitu saja,
Berlaku seenak udelnya, mencampakkan dan pergi.
Kamu jangan sampai sakit, ucapku.
Dan kamu menatap ke arahku, tersenyum tipis.
Ya, kamu jangan sampai sakit.
Aku akan berusaha merawatmu,
Walau aku kuwalahan, aku akan berusaha
Semampuku dan ku mohon..
Kamu jangan sampai sakit lagi.
Biar lukamu aku yang mengobati,
Tidak perlu susah payah melupakan
Biarkan saja.
Mencintaimu adalah keharusan
Untuk menjadi tahan banting
Keadaan dan kondisi bagaimana pun
Lalui bersama
Kamu jangan sampai sakit.
Bukankah, mencintai berarti harus berkorban, ya sekali pun harus sedikit menyakiti diri sendiri?
Komentar
Posting Komentar